Posted on

Pola kehidupan sugar glider

Mereka memiliki pola hidup berkelompok dihabitat yang luas, yang menghuni hutan hujan dan perkebunan kelapa di New Guinea; Dan hutan hujan, hutan basah atau kering dan hutan akasia di Australia; Lebih memilih habitat dengan spesies tanaman Ekaliptus dan Akasia.

 Inilah penyebab sugar glider mudah akrab dengan manusia dan hewan jenis lain yang
sudah dilatih untuk hidup dalam satu wilayah, bahkan sugar glider memungkinkan untuk dilepas didalam rumah dan hidup berdampingan dengan manusia seperti layaknya kucing dan anjing. Pastikan semua jenis hewan terlatih untuk bisa saling menerima dan berdampingan sebelum dipertemukan langsung ya. Terutama waspadai jenis hewan yang secara alami adalah predator seperti burung pemangsa, anjing, kucing, musang, ular, dan hewan pemangsa lainnya.
Jika dipelihara dalam kandang, sebaiknya sugar glider sering diajak berinteraksi. Supaya dia merasa menjadi bagian dari kita, sehingga menghilangkan ketakutannya.
Persyaratan habitat struktural utama adalah sejumlah besar batang di dalam rimbunan dedaunan tengah dan atas yang padat, yang cenderung memungkinkan pergerakan mereka efisien melalui rimbunan dedaunan. Sugar glider aktif di malam hari, dan berlindung serta beristirahat di pohon yang dilapisi ranting rindang di siang hari. Mata sugar glider diciptakan untuk melihat dalam kegelapan, sehingga rentan terhadap cahaya yang sangat terang. Jadi jangan biarkan sugar glider terpapar sinar matahari langsung ya. Sebab membahayakan kesehatan mata sugar glider.
Sugar glider dapat mentolerir suhu udara sekitar hingga 40 ° C (104 ° F) melalui strategi perilaku seperti menjilati Mantel dan eksposur daerah basah dan berangin, serta minum sejumlah kecil air. Hal ini perlu diwaspadai karna sugar glider rentan terhadap panas dan mudah mengalami dehidrasi hingga kematian akibat suhu ekstrim. Jadi jangan biarkan
sugar glider kepanasan ya.
 Dalam cuaca dingin, sugar glider akan berkumpul bersama untuk menghindari kehilangan panas, dan akan menjadi berperilaku kurang aktif untuk menghemat energi. Meringkuk sebagai mekanisme penghematan energi, tidak seefisien berperilaku kurang aktif yang diterapkan sugar glider. Sebelum menjadi berperilaku kurang aktif, sugar glider akan mengurangi aktivitas dan suhu tubuh secara normal agar mengurangi pengeluaran energi dan menghindari pemborosan
energi
.  
Saat musim dingin, sugar glider akan masuk ke dalam berperilaku kurang aktif sehari-hari selama 2-23 jam sementara dalam fase istirahat di siang hari. Tetapi berbeda dari hibernasi, saat berperilaku kurang aktif itu biasanya merupakan siklus harian jangka pendek, yang menghemat energi untuk sugar glider dengan membiarkan suhu tubuhnya turun hingga minimum 10,4 ° C (29,7 ° F) [29] sampai 19,6 ° C (67,3 ° F). Dalam pemeliharan sugar glider, maka kita bisa siasati dengan memberikan rumah atau tempat dan kain untuk sugar glider bersembunyi dari udara dingin. Kandang juga ditambahkan penutup, sehingga membuat suhu dalam kandang lebih hangat.
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *